Kebimbangan menatap masa depan.!!


Kebimbangan menatap masa depan.!!
jakarta megapolitan
Begitu banyak gedung-gedung tinggi yang mengambarkan kekayan dari balik buramnya ibu kota.!!  Bagi penduduk kecil, melihat dari jauh sosoknya ibukota yang begitu menggiurkan.








Tapi kondirinya berbeda,hampir setiap daerah di Jakarta pasti pernah dan sering mengalami kemacetan, dengan kondisi pertumbuhan kendaraan lebih cepat dari pada pertumbuhan jalan membuat ibukota semakin semraut di berbagai tempat. Perkembangan kehidupan tidak dengan normal membuat semua terlihat terlalu berantakan, gubernur demi gubernur silih berganti dan fakta tidak juga dapat dibohongi.


Tata kota yang tak terbenahi membuat titik-titik ralita yang suram seakan menjadikan kota yang terabaikan kemacetan dan banir selalu di perbincangkan. System tak dapat disalah kan karna kondisi emosional selalu bimbang tak seperti  algoritma yang dijalan kan.



   Realita kehidupansosial rakyat juga selalu jadi bahan perbincangan yang unik. Dari jalanan yang menggiurkan hingga membuat banyak warga Indonesia slalu ingin mendatangi ibu kota. Sehingga penduduk Jakarta hampir setara dengan tiga Negara di eropa.Sosialisasi antar individu semakin berdampak terhadap realita kehidupan. Semakin banyak budaya yang telah terlepas dari kultur identitasnya. Dan hanya ada segelintirorgani sasi yang bergerak terhadap kebudayaan yang semakin pudar. Ada banyak contoh yang dapat dikembangkan dari realita kehiduapan di ibukota.  Secara timbal balik, tiap peradaban akan berpengaruh satu sama lain. Hukum sosial berlaku bagi semua peradaban. Peradaban yang maju, pada suatu masa, cenderung memiliki perngaruh yang luas bagi peradaban-peradaban lain yang berkembang belakangan.
Kebudayaan Dari remaja sebagai gambaran modernisasi remaja ibukota membuat diri ku berfikir apakah budaya indonesia masih ada? Apakah ada kesalahan kecil anak bangsa terhadap tuhan? Apakah ini dampak dari modernisasi  yang tak terimbangi ? apakah sudah tidak adalagi namanya dosa.? Apakah ini nasip?
Seakan melihatkan buramnya kehidupan. begitu banyak yang mengumbar nafsu belaka, begitu banyak pelajar yang berhubungan sex dalam kondisi pacaran. alangkah lebih aneh seorang manusia saat bercinta sesama jenis, budaya yang jauh dari kebudayaan Indonesia, dengan cermatnya seorang tak lagi mementingkan takdir hidup yang di berikan tuhan. “alangkah lucunya negeri ini” disaat realita yang buram masih banyak yang memanfaatkan kehidupan.
Dengan Menelusuri kondisi sosial di barat saat ini akan bisa diketahui berbagai perilaku dan sikap barat terhadap dunia lain. Sikap agresif barat terhadap dunia lain disebabkan karena ketertinggalan mereka dahulu dengan peradaban dunia lainnya yang bergerak dinamis selama berabad – abad dalam pergaulan antar peradaban. Sedangkan dunia barat lebih banyak bergulat dalam dunia mereka sendiri dan terkucil dari peradaban lain di belahan dunia. Ketertinggalan atau keterasingan itu menyebabkan terjadi jurang yang lebar dan terjal dalam peradaban barat terhadap dunia – dunia lainnya, sehingga pada suatu saat barat berusaha untuk menutupi jurang – jurang itu dengan berbagai cara, termasuk didalamnya perang peradaban yang dilancarkan barat sejak berabad – abad silam. Perang peradaban barat itu antara lain adalah usaha barat untuk menutupi ketertingalan dan keterasingannya dengan dunia lainnya. Disamping itu, ada kepentingan - kepentingan politiknya yang sangat agresif.
“Agresifitas politik barat ini tidak disanksikan selama berabad – abad, telah terjadi pergaulan antar bangsa dan peradaban. Dan semua itu berlangsung dengan damai. Siapa yang ingin meniru maka tirulah, dan siapa yang tidak ingin meniru maka hargailah. Begitulah kondisi peradaban saat ini.”


0 komentar:

Posting Komentar

Find More

ilham Syahputra. Diberdayakan oleh Blogger.